• +998 (91) 435-72-09
  • inja_sanat@mail.ru
  • Furqat st. Tashkent, Uzbekistan.

Langkah Merawat Luka Yang Perlu Diperban

Berikut ini sistem yang dianjurkan oleh American Academy of Dermatology Association untuk merawat luka yang perlu diperban dengan peralatan P3K di rumah.

1. Menghentikan perdarahan
Dikala luka mengeluarkan darah, coba bendung luka untuk menghentikan keluarnya darah Slot Terbaru. Supaya lebih tepat sasaran, Anda dapat mengangkat komponen tubuh yang terluka untuk menghalangi aliran darah yang keluar.

Pastikan darah telah benar-benar stop sebelum Anda mengerjakan langkah perawatan berikutnya.

2. Bersihkan luka
Sesudah darah stop, lantas bersihkan zona yang terluka dengan air mengalir guna mencegah masuknya kotoran atau kuman yang bisa menyebabkan infeksi luka.

Bersihkan luka di bawah air mengalir selama sebagian menit dan kalau perlu bersihkan juga kulit di sekitar luka memakai sabun. Sesudah itu, oleskan salep antibiotik pada luka.

Hindari membersihkan luka dengan alkohol atau obat merah yang mengandung hidrogen peroksida sebab berisiko menyebabkan iritasi pada jaringan kulit yang rusak.

3. Pilih perban yang pas
Dikala merawat luka dengan perban, sebaiknya Anda memilih ragam perban yang pantas dengan luka yang Anda natural.

Plester bisa diaplikasikan untuk melindungi luka lecet atau gores sehingga tak gampang teriritasi.

Lazimnya, luka yang perlu diperban dapat ditutup dengan perban tempel antilengket atau perban gulung dari kain kasa.

Tetapi, sebaiknya hindari memakai kain kasa untuk membalut luka apabila kulit gampang kering.

Pasalnya, kain kasa cenderung mengabsorpsi darah lebih banyak sehingga dapat susah menjaga kelembapan luka. Pakailah ragam perban yang berbahan lebih tebal.

Hindari melekatkan perban terlalu rekat pada luka. Sebaiknya, kasih sedikit ruang sehingga luka tak terlalu tertekan.

4. Ganti perban secara terencana
Untuk menjaga supaya luka konsisten steril, Anda perlu mengganti perban tiap-tiap hari hingga luka benar-benar sembuh. Bila dibutuhkan, luka dapat dibersihkan tiap-tiap kali Anda mengganti perban.

Pakai pinset untuk mengangkat kotoran yang merekat pada luka yang dapat berasal dari perban. Pastikan Anda mencuci tangan secara khusus dulu sebelum meraba luka.

Oleskan kembali salep antibiotik sebelum menutup luka dengan perban baru.

Jikalau Anda tak berharap terjadi infeksi pada luka, Anda dapat berkonsultasi ke dokter atau menerima suntikan tetanus.

Kalau terbukti luka terbuka yang dialami cukup besar dan terus mengeluarkan darah, Anda perlu menerima pertolongan pertama secara medis untuk menjahit luka.

Fikr bildirish

Email manzilingiz chop etilmaydi.